PHOTOSHOP Matte Painting
This tutorial is actually a "making of" where I explain how I proceeded to achieve this matte painting.
I use a Wacom Intuos² A4 board, if you don't have any graphic board this is going to be hard but not impossible.
At each step of the matte painting, useless to remind you to create a new layer so that the work will be easier and mistakes avoided !
First of all, find a good res picture. I chose to use a picture of a house I found on the web. You can find very nice pics for free, just look around !
The first step is to isolate the house by putting it on a separate layer and by erasing the rest.

In this example I used the polygonal lasso tool for the house, and a soft eraser for the bushes.
Now you need a new background. You can either find a good pic, either paint one yourself.

I chose the former because it is less time consuming, and the result is far better than what I would have gotten had I painted a background myself. I found this image on the web, unfortunately I do not remember the site I got it from.
Put the sky behind the house (by putting the sky layer under the house layer), and apply a little perspective effect to give more depth to the sky, make it less flat.

Here the house picture was taken from a low angle, which makes our work easier.
Now look at the edges of the house. They still are the color of the original sky. We'll fix that.
Using the magic wand tool, select the empty zone of the house layer. Then, Select > Modify > Expand, to make your selection wider. Pick a value that includes the zone we need to color correct.
In the menu : Image > Adjust > Hue / Saturation and color correct the edges by matching them with the color of the roof.
Still using Hue / Saturation and also Color Balance, adjust the colors of the house and sky layers so that they perfectly blend together.
Now we want to get rid of that palm tree that hides a part of the house. That tree has nothing to do there since we want to create a morbid mood.

This is probably the most delicate step because we have to hand paint the missing part of the house. For that I mostly used the clone stamp tool, tool that allows you to paint something using another part of the picture for reference.
For instance, the tiles located between the lower and middle windows were painted using similar tiles of the house, using the clone stamp tool.
Why not add a lightning bolt to make the scene a little more disturbing ?
Using the simple non feathered brush, this is simple. Draw your lightning, duplicate the layer, and blur the copies to make the lightning glow.
Then, use the Dodge tool to brighten the clouds from where the lightning is originating.
Paint dead trees behind the house, or use existing ones from pictures. Of course, make the colors and luminosity match.
The fun part, now ! Let's break down the house. Well, not all of it.
To make it look older, I added a hole in the rood, painted with brushes.
Don't be afraid to add broken parts ! The house is supposed to still be standing, so don't go too far.
You can see that I broke a wooden beam, a pipe, a board, another part of the roof, and a window. When you break something, use the clone stamp tool to fill in the empty space you created.
Make it look dirty. First of all, the windows. I used a non regular brush and painted the windows with a matte color. Then, change the transfer mode of the dirt layer to make sure that dirt and windows blend nicely together. For this example I chose the Luminosity mode.
Repeat that step, only do it on the entire house. Paint with a dirtier color and set your layer to Multiply.
Make sure you make joints and edges look filthy too, because that's where dirt appears most.
This is one of the longest steps, but take your time and don't mindlessly add dirt everywhere !
Here, the porch, zoomed in.
The last step is to create a Levels adjustment layer to get the final contrast of the matte painting.

Tahap-tahap Pembuatan Film


Tahap-tahap Pembuatan Film


Aries Adenata, S.S
(Peserta aktif Eagle Award Couching Clinic Metro TV 2009)


Wow, filmnya keren. Bikin kita derderai air mata. Membuat jantung kita berdegum hebat, mengobarkan semangat kita dan lain-lain. Pasti kalian akan berkomentar ini dan itu jika G!zolista melihat film yang keren abis. Nah, sebenarnya untuk membuat film itu, apa sih tahapan yang mesti dilakukan? Biar filmnya mak nyuss, hehe… kayak makanan, ya! Maksudnya biar popular dan hebat.
G!zolista biar tahu, bahwa membikin film itu butuh waktu dan keseriusan. Loh, kok keseriusan? Ya iya lah, kalau ndak serius, mending bikin kue donat aja! Hehe... Ada beberapa tahapan dalam proses pembuatan film. Pertama adalah Pengembangan (development stage). Yang dimaksud dengan tahapan yakni dimulai dari ide, atau tema apa yang akan diangkat. Contohnya, tentang perjuangan seorang demonstran. Setelah itu dilanjutkan dengan pengembangan cerita, meliputi riset cerita dan lokasi. Nah, kalau tema besar sudah ketemu, kita tinggal melakukan riset, siapa tokoh demonstran yang dikenal, latar belakang kehidupannya, kenapa dia berdemo, apa yang diperjuangkan, itu semua butuh riset yang mendalam agar filmya berkualitas. Pada tahap pengembangan ini, yang terlibat aktif adalah produser, sutradara dan penulis sekenario. Setelah riset dilakukan, baru masuk kepada penulisan sekenario. Wah, berabe, ya! Eit, itu tadi baru tahap pengembangan. Tahap kedua adalah Pra Produksi Awal (Inital Pre-Production). Pada tahapan ini, yang harus dikerjakan adalah pembuatan jadwal dan prakiraan anggaran. Nah loch, bagi para movie makers, mereka kudu mengatur jadwal secara ketat, agar nanti ketika produksi berlangsung, para kruw maupun artis pendukungya tidak bertabarakan dengan jadwal lain, begitu! Selanjutnya adalah pencarian investor. Kalau kita punya ide bagus, tema yang menarik, tapi kalau tidak ada yang menyandangi dananya, wah, ntar filmnya jadinya tahun 2080 kali! Hehe... kata Kang Mamang(sutradara film ”Ketika Cinta Bertasbih”), pas ketemu dengan Kang Aden, sebenarnya banyak sumber naskah Islam atau novel Islam yang bagus untuk diangkat ke layar lebar. Akan tetapi, Kang Mamang menggaris bawahi, belum ada umat Islam yang mau atau enggan untuk berinvestasi dalam bidang perfilman. Selain dana, SDM yang betul-betul dari kalangan umat Islam juga belum banyak di kancah film. Langkah selanjutnya di tahap ini adalah penetapan kru kunci, riset lapangan, penetapan draft terakhir atau kerja sekenario, pembuatan anggaran produksi, kepastian investor dan pencarian atau pembuatan kontrak dengan semua kru dan pemain inti.
Wuih...ribet banget, ya? Ceile, udah dikatakan diatas, bahwa bikin film itu kudu serius dan butuh proses. Tidak seperti pesulam yang tinggal mengucapkan mantra Bim Salabim atau Abrakadaba, trus langsung jadi, deh! Hmm...ambil nafas dulu, trus melihat tahap selanjutnya.
Tahap ketiga ialah Pra Produksi (Pre-Production). Yaitu penjelasan kepada kepala departemen, pembuatan anggaran oleh masing-masing departemen, pengurusan ijin syuting, persiapan masing-masing departemen, pencarian dan penetapan seluruh pemain. Langkah terakhir pada tahap ini adalah pemesanan transportasi, akomodasi dan segala kebutuhan logistik produksi.
Nah, tahapan yang paling ditunggu selanjutnya adalah Pelaksanaan Produksi (Shooting). Loh, kok ditunggu? Ya iya lah, masak ya iya dong! Coba bayangkan (udah kebayang?) jika lokasi syuting di Mesir (ntar bisa ketemu ma spinx), Australia(bisa nangkap kangguru), or Afrika( Habis gelap terbitlah terang, maksudnya setelah lihat kulit suku asli, trus lihat awan hehe... bukan kulitnya kalian lho!), kan bisa sekalian jalan-jalan disana. Asyik kan? Tidak hanya para artis pendukungnya, para krunya juga bisa nebeng jalan-jalan. Tentunya ditahap ini harus sesuai jadwal dan lokasi yang sudah dibuat sebelumnya.
Tahap kelima adalah Pasca Produksi (Post Production). Tahapan ini adalah proses kerja yang bisa dicicil pada saat syuting berlangsung. Maksudnya? Gini loch! Contohnya adalah pengiriman materi ke laboratorium film (kalau pakai film), transfer film negative ke video (one-lite telecine), evaluasi hasil syuting harian dari hasil TC, mencicil penggabungan gambar dan suara, digitalisasi gambar yang sudah bersuara ke mesin edit. Sedangkan proses kerja yang dimulai setelah syuting selesai meliputi penyuntingan gambar; of-line edit, picture locked, on-line edit (negative cutting, optical effect, color correction. Selanjutnya adalah penyutingan suara, yakni pembersihan suara, pembuatan folley (suara-suara yang diperlukan untuk membangun atmosfir), dubbing jika diperlukan, pembuatan musik dan sound effect, mixing, penggabungan gambar dan suara serta pembuatan materi promosi (trailer).
Tahap terakhir yang mesti dilakukan dalam pembuatan film adalah promosi dan peredaran. Nah, ini adalah tahap yang menentukan film itu booming atau tidak, laku atau tidak, diketahui public atau tidak. Apa sih yang harus dilakukan di tahap promosi? Ingat, promosi bisa dilakukan sebelum sebuah film itu kerjakan sebagai bagian dari upaya pencarian investor. Sedangkan promosi setelah film selesai biasanya penyelenggaran event, roadshow atau pertunjukan perdana yang melibatkan para pemain inti. Promosi lewat media cetak, radio maupun televisi. Selanjutnya adalah? Yang pasti tayang di bioskop-bioskop, penjualan VCD dan DVD. Perlu duketahui untuk di Indonesia paling cepat 3 (tiga) bulan setelah tayang dari bioskop, dan yang terakhir adalah tayang di satasiun televisi.
Nah gitu G!zolista, pembuatan film itu butuh proses yang panjang dan keseriusan agar film itu menjadi bagus dan enak dilihat. So, bagi kalian semua yang ingin menjadi sineas muda di Indonesia, banyak-banyaklah belajar, sekarang banyak media atau komunitas yang dapat memberikan kita sejuta keilmuan dan informasi all about film alias bedah tuntas A to Z tentang film. Jadi, sayang jika kalian menyia-nyiakan kesempatan yang ada, dan mumpung kalian masih muda, jadi masih panjang untuk meniti karier di dunia perfilman. Selamat berjuang…(diambil dari berbagai sumber)

Tsunami Paling Mematikan Sepanjang Sejarah


Delapan ribu tahun lalu, sebuah gunung api menyebabkan salju longsor di Sisilia dan terjun bebas ke laut. Gelombang berkecepatan 200 mil per jam itu memicu tsunami penghancur yang menyebar di seluruh laut Mediterania.
 
Tidak ada catatan sejarah mengenai kejadian tersebut. Yang ada hanya catatan geologis, tetapi para ilmuwan mengatakan bahwa tsunami yang sempat terjadi tersebut lebih tinggi dari gedung tingkat 10.
Ada beberapa tsunami yang paling merusak dan tercatat dalam sejarah.
1 November 1755, setelah gempa bumi kolosal menghancurkan Lisbon, Portugal dan pegunungan di Eropa, orang menyelamatkan diri dengan menggunakan perahu. Namun Tsunami akhirnya menyusul. Peristiwa mengerikan secara bersamaan tersebut membunuh lebih dari 60 ribu orang.
27 Agustus 1883, letusan gunung Krakatau memicu terjadinya tsunami yang menenggelamkan 36 ribu orang Indonesia yang berada di pulau Jawa bagian barat dan utara Sumatera. Kekuatan gelombang mendorong 600 ton blok terumbu karang menuju tepi pantai.
15 Juni 1896, gelombang setinggi 30 meter, disebabkan oleh gempa bumi menyapu pantai timur Jepang. Sebanyak 27 ribu orang menjadi korban.
1 April 1946, tsunami April Fool, dipicu sebuah gempa yang terjadi di Alaska, membunuh 159 orang, kebanyakan berada di Hawaii.
9 Juli 1958, diingat sebagai tsunami terbesar yang pernah dicatat oleh masa modern, Gempa di Teluk Lituya Alaska disebabkan oleh tanah longsor yang awalnya dipicu oleh gempa bumi berskala 8,3 skala richter. Gelombang sangat tinggi, tetapi karena wilayah tersebut relatif terisolasi dan kondisi geologinya unik maka tsunami tidak menyebabkan banyak kerusakan. Tapi hanya menenggelamkan satu perahu dan membunuh dua orang pelaut.
22 Mei 1960, salah satu gempa besar yang tercatat manusia terjadi di Chile sebesar 8,6 skala richter, menciptakan tsunami yang menerjang pantai Chile dalam waktu kurang dari 15 menit. Gelombang setinggi 25 meter membunuh 1500 orang di Chile dan Hawaii.
27 Maret 1964, dikenal sebagai gempa bumi Good Friday Alaska, dengan kekuatan sekitar 8,4 skala richter menggulung dengan kecepatan 400 mil per jam tsunami di Valdez Inlet dengan ketinggian 67 meter, membunuh lebih dari 120 orang. Sepuluh orang yang menjadi korban di kota Crescent, di utara California, yang sempat menyaksikan gelombang setinggi 6,3 meter.
23 Agustus 1976, sebuah tsunami di barat daya Filipina membunuh 8 ribu korban gempa bumi.
17 Juli 1998, sebuah gempa berkekuatan 7,1 skala richter menyebabkan tsunami di Papua Nugini yang membunuh 2200 orang dengan sangat cepat.
26 Desember 2004, gempa kolosal dengan kekuatan 9,1 dan 9,3 skala richter mengguncang Indonesia khususnya di Aceh dan membunuh 230 ribu jiwa, sebagian besar karena tsunami. Gempa tersebut dinamakan sebagai gempa Sumatera-Andaman dan tsunami yang terjadi kemudian dikenal sebagai tsunami lautan Hindia. Gelombang yang terjadi menimpa banyak belahan dunia lain, sejauh hingga Nova Scotia dan Peru.(*)
(Inilah.com)
 

Cara Membaca Rasi Bintang


Zaman sekarang, pelaut bisa menggunakan kompas, atau malah GPS sebagai penunjuk arah.

Tapi dulu, di zaman sebelum semua teknologi itu hadir, pelaut ternyata mengandalkan rasi bintang!

Selain sebagai penunjuk arah, rasi bintang juga bisa digunakan untuk menentukan arah mata angin. Bahkan, dari rasi bintang, petani bisa mengetahui waktu yang tepat untuk bercocok tanam. Alam bisa canggih juga, ya?

Tapi, mungkin nggak semua orang mengerti bagaimana cara untuk bisa melihat rasi bintang. Nah, berikut ini adalah cara mudahnya:
1.    Saat yang tepat untuk melihat rasi bintang adalah di musim kemarau. Saat itu langit lebih cerah. Sedangkan waktunya, lewat dari pukul 18.30.
2.    Cari lokasi yang minim polusi. Misalnya, di pegunungan atau perbukitan.
3.    Bawa peta rasi bintang sebagai panduan. Nggak perlu malu, kita kan masih pemula.
4.    Gunakan teropong, supaya lebih jelas.

Kalau sudah tahu caranya, berikut ini adalah bocoran rasi bintang yang menunjukkan arah mata angin:
1.    Rasi bintang Beruang Besar (atau Gayung Besar), menunjukkan arah Utara.
2.    Rasi bintang layang-layang, menunjukkan arah Selatan.
3.    Rasi bintang Orion, atau pemburu, menunjukkan arah Barat.
4.    Rasi bintang Scorpio, menunjukkan arah Timur. Cuma, rasi bintang ini cukup banyak konstelasinya, jadi mesti teliti banget saat mencarinya

Menjadi Raja Sehari


Pernah hidup seorang Raja tua yang sangat bijaksana, memerintah sebuah negeri yang aman tenteram dan makmur sentosa. Suatu malam, Raja tua dan pembantunya berkeliling kota dan menemukan sebuah gubug yang kumuh.
Raja tua mengendap mendekati gubug itu dan mencuri dengar. Rupanya gubug itu dihuni oleh seorang janda miskin beranak satu. Sang anak menangis kelaparan, sementara sang Ibu sibuk menghibur si anak. "Sabarlah nak. Ibu akan menghadap Raja besok. Ibu dengar dia Raja yang murah hati. Dia pasti akan memberikan makanan bagi kita".

Raja tua terenyuh hatinya dan memanggil sang pembantu, "Jika mereka sudah tidur, ambil anaknya dan letakkan di tempat tidurku. Besok, aku ingin dia menjadi Raja selama satu hari. Sehingga saat Ibunya datang menghadap, dia bisa memberikan sebanyak apapun harta kekayaan istanaku kepada ibunya."
Si anak bangun tidur di kamar Raja yang mewah. Para pelayan istana memberikan penghormatan kepada si anak, selayaknya seorang Raja. Mereka melayani dia dari keperluan mandi hingga sarapan. Dari pagi hingga siang, si anak bermain- main dengan para Pangeran dan Putri istana. Semuanya menghormati dia selayaknya seorang Raja. Si anak mulai berpikir bahwa dia akan seterusnya tinggal di istana sebagai seorang Raja. Dia mulai menikmati segala kemewahan disekelilingnya.
Tiba saatnya Raja duduk di ruang sidang, memutuskan masalah rakyat. Disamping singgasana Raja, duduk Penasihat Agung Kerajaan, yang tiada lain adalah Raja tua yang asli. Satu demi satu Raja memutuskan urusan rakyat dengan bijaksana, atas saran bijak Penasihat Agung. Hingga tiba giliran sang Ibu yang miskin untuk menghadap. Malu, sang Ibu hanya tertunduk, tidak berani memandang Raja. Tapi Raja dapat mengenali Ibunya. Usai mendengarkan penuturan ibunya, Raja memerintah kan untuk memberikan dua karung gandum dan sepuluh keping uang emas kepada ibunya. Penasihat Agung dan pembesar lainnya terkejut. �"Yang Mulia," tegur Penasihat Agung. "Kekayaan istana ini sungguh tidak terbatas. Kita bisa memberikan lebih banyak lagi."
"Yang Mulia," Menteri Pangan bangkit dari kursinya. "Menurut perhitungan hamba, jika Tuanku menyerahkan 1000 lumbung padi sekalipun, negara masih memiliki kelimpahan yang tidak terbatas. Saran hamba, berikanlah lebih dari itu."
"Tuanku," Bendahara Negeri ikut menimpali. "Menurut hitungan hamba, jika Tuanku mengeluarkan seluruh persediaan emas negara untuk Ibu ini, negara masih tetap kaya karena bulan depan kita akan memperoleh pendapatan emas dua kali lipat dari hari ini. Saran hamba, berikanlah lebih dari itu."
Demikianlah, Penasihat Agung dan satu demi satu pembesar kerajaan mencoba membujuk Raja untuk memberikan lebih kepada Ibunya. Tetapi Raja tidak perduli. Dia bahkan marah dengan usulan- usulan yang dianggap mempertanyakan otoritasnya itu. Sang Ibu yang miskin akhirnya pulang dengan dua karung gandum dan sepuluh keping uang emas.
Ketika matahari tenggelam, si anak tertidur kelelahan. Raja tua berkata
kepada pembantunya, "Aku telah menggenapi janjiku untuknya. Kembalikan lagi dia ke rumah Ibunya." Sang anak terbangun kembali di gubugnya. Dia pikir dia baru bermimpi. Namun dia terkejut mendengar cerita Ibunya. Si anak segera menyadari kesalahannya, dan berlari ke istana menemui Raja tua.
"Yang Mulia, ampuni hamba. Hamba kini menyadari maksud Baginda. Hamba mohon, kembalikan hamba menjadi Raja, agar hamba bisa memberikan lebih kepada Ibu hamba."
"Tidak bisa," kata Raja. "Satu menit saja, Yang Mulia. Sekedar memerintahkan untuk memberikan lebih kepada ibunda hamba." "Anakku," kata Raja. "Waktumu telah berlalu. Apa yang telah engkau berikan untuk ibumu, itulah yang akan engkau nikmati."
* * *
" Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: "Ya Rabb kami, beri tangguhlah kami (kembalikan kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul".(Kepada mereka dikatakan): "Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?"(Al-Quran S. 14:44)

Teknik Dasar Navigasi Darat


PENDAHULUAN
Sebagai penggiat kegiatan alam bebas, pengetahuan tentang medan merupakan sebuah modal yang harus dimiliki. Pengetahuan penguasaan medan akan mempermudah kita untuk mencapai tujuan tertentu dan target tertentu dalam kegiatan alam bebas. Selain itu, penguasaan medan ini juga dapat berguna dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Untuk pelaksanaan tugas SAR, evakuasi, dll. Pengetahuan tentang medan ini antara lain meliputi survival, teknik hidup di alam bebas, dan navigasi darat. Selain mungkin ada bebarapa materi pendukung seperti perencanaan perjalanan, kesehatan perjalanan, komunikasi lapangan, pengetahuan geologi, pengetahuan lingkungan, dll.

PENGERTIAN
Menurut penjelasan pada “Diktat Badan Diklat Wanadri”, navigasi darat adalah penentuan posisi dan arah perjalanan baik di medan sebenarnya maupun pada peta. Berkaitan dengan pengertian tersebut, pemahaman tentang kompas dan peta serta cara penggunaannya mutlak harus dikuasai.

PETA
Peta merupakan penggambaran dua dimensi pada bidang datar dari sebagian atau seluruh permukaan bumi yang dilihat dari atas, dan diperkecil atau diperbesar dengan perbandingan tertentu. Peta yang diperlukan untuk keperluan navigasi darat adalah peta topografi atau peta kontur. Peta topografi memetakan tempat-tempat di permukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu ketinggian.

Bagian-Bagian Peta

1. Judul Peta
Merupakan lokasi yang ditunjukkan oleh peta bersangkutan. Judul peta tertera di bagian atas tengah peta.

2. Nomor Peta
Nomor peta merupakan nomor registrasi dari badan pembuat peta. Selain itu juga sebagai petunjuk apabila kita memerlukan peta daerah lain di sekitar daerah yang dipetakan tersebut. Nomor peta terdapat di sebelah kanan atas peta.

3. Koordinat Peta
Koordinat adalah kedudukan suatu titik pada peta. Koordinat ditentukan dengan sistem sumbu yaitu garis-garis yang saling berpotongan tegak lurus (garis bujur dan lintang). Sistem koordinat mengenal penomoran dengan 4 angka atau 6 angka. Untuk daerah yang luas dipakai penomoran 4 angka, dan untuk daerah yang lebih sempit dengan penomoran 6 angka.

4. Kontur
Merupakan garis khayal yang menghubungkan titik-titik ketinggian sama dari permukaan laut. Sifat-sifat garis kontur antara lain :
a. Merupakan penunjuk ketinggian tertentu (pada peta biasanya tercantum nilai ketinggiannya)
b. Garis kontur dengan ketinggian lebih rendah selalu mengelilingi garis kontur lebih tinggi, kecuali untuk medan khusus seperti kawah
c. Garis kontur tidak pernah saling berpotongan
d. Beda ketinggian antara dua garis kontur adalah tetap, walaupun kerapatannya berubah-ubah
e. Daerah datar memiliki kontur yang renggang, sedangkan daerah terjal memiliki kontur yang rapat
f. Punggungan gunung/bukit terlihat di peta sebagai rangkaian kontur berbentuk huruf “U” yang ujungnya melengkung menjauhi puncak
g. Lembah terlihat di peta sebagai rangkaian kontur berbentuk “V” yang ujungnya tajam dan menjorok ke puncak

6. Skala Peta
Merupakan perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak horizontal di lapangan.
Contoh :
1 : 25.000 berarti 1 cm jarak pada peta mewakili 25.000 cm jarak sebenarnya
1 : 50.000 berarti 1 cm jarak pada peta mewakili 50.000 cm jarak sebenarnya

7. Tahun Peta
Menunjukkan tentang tahun pembuatan peta tersebut. Semakin baru tahun peta, maka data pada peta tersebut semakin akurat

8. Legenda Peta
Memuat keterangan-keterangan pada peta. Misalnya jalan, sungai, pemukiman, dll

KOMPAS
Merupakan penunjuk arah mata angin dengan ketentuan sudut derajat dari arah utara magnetis bumi. Kompas yang biasa digunakan untuk keperluan navigasi darat adalah kompas bidik dan kompas orienteering.

MENGENAL TANDA MEDAN

Kemampuan mengenal tanda medan sangatlah mutlak untuk dikuasai jika kita hendak melakukan navigasi darat. Tanda-tanda medan dapat dijadikan acuan untuk penentuan lokasi dan pengenalan medan supaya arah perjalanan tidak melenceng hingga terjadi hal-hal buruk seperti tersesat. Tanda-tanda medan dapat dikenali dari bentang alam yang ada di sekitar, misalnya punggungan, puncak bukit, jalan setapak, jalan raya, sungai, tebing, muara, delta, anak sungai, pemukiman, daerah tertentu,

Sutradara Indonesia Terbaik


1. Riri Riza
Petualangan Sherina, GIE, Laskar pelangi. 3 Film yang sukses dengan genre yang berbeda inilah beberapa karya dari riri riza. Riri memiliki kelebihan dari segi sinematografi yang indah. Lihatla Gie, saya suka sekali dengan warnanya. Sangat tahun 80an, tapi keindahannya tetap terjaga. Jika menilik laskar pelangi, Riri berhasil menangkap keindahan Belitong yang tersembuyi.
Selain dari segi sinematografi, Riri juga dapat menuturnkan cerita dengan baik dan cukup bisa dimengeri. Selain handal menyutradarai, Riri juga seorang penulis yang handal. Mungkin ini juga yang menjadi faktor keberhasilan Riri dalam dunia perfilman di Indonesia.
2. Joko anwar
Well, untuk sutradara yang satu ini, saya selalu stading ovation dalam setiap film yang dibuatnya, diantaranya Janji Joni, Kala dan Pintu Terlarang. Cerita yang tidak biasa untuk masyarakat Indonesia, tapi sangat entertaining menurut saya. Sinematografi yang digarap dengan sangat apik, skenario yang dibuatnya sendiri, cast yang benar-benar cocok. Joko merupakan sutradara yang benar-benar memikirkan detail dari karyanya menurut saya. Mungkin hal ini terjadi karena sebelumnya joko merupakan seorang kritikus film, jadi dia tahu apa yang biasanya menjadi sorotan publik dalam sebuah film.
Sebelum menjadi seorang sutradara, joko terlebih dahulu menjadi penulis skenario. Arisan! Adalah karya pertamanya sebagai penulis skenario, dan mendapat sambutan yang sangat baik. Setelah sukses dengan menjadi penulis skenario ia mulai karirnya sebagai sutradara di Film Janji Joni yang bergenre drama komedi, dan juga mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat maupun kritikus film.
Setelah sukses dengan drama komedi, ia pun membuat film Kala dan Pintu terlarang yang bergenre thriller suspence. Kedua film ini mendapat pujian dari berbagai kritikus film dalam dan luar negeri. Selain menjadi sutradara, ia juga pernah bermain di film Babi buta yang ingin terbang sebagai seorang Gay. What a multitalented gay, oops guy i mean.
3. Nia dinata

Nia Dinata adalah salah seorang feminis sejati. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena karya-karyanya selalu mengangkat tema tentang nasib para kaum perempuan. Arisan!, berbagi suami, hingga pertaruhan. Nia selalu memberikan gambar-gambar yang berwarna chic dan sangat nyaman dipandang, dan cerita-cerita yang mengangkat tema sederhana yang ada di masyarakat tapi tidak terlalu dilirik oleh sineas film lainnya.
Pada Film berbagi suami contohnya. Di Indonesia yang notabene hampir 80% masyarakatnya penganut agama islam, dan islam memperbolehkan seorang laki-laki memiliki istri lebih dari satu atau biasa dikenal dengan poligami. Nia berhasil mengangkat isu poligami dari berbagai sudut pandang. Kini Nia semakin berjaya dengan Kalyana Shira Film dan Kalyana shira Foundation yang ia gawangi. Semoga Nia bisa memberikan hal-hal baru di dunia film Indonesia nantinya.
4. Garin Nugroho
Master of Art Movie. Itulah Garin Nugroho dimata saya. Film yang dibuatnya memang bukan film yang komersial, tapi sarat makna dan indah dalam segi sinematografi. Ceritanya memang tidak semua orang bisa mengerti, sehingga banyak yang mengkatagorikan film buatan garin sebagai film yang berat. Pasir berbisik, Under the tree, Opera Jawa, itulah sekelumit dari karya-karyanya. Walaupun tidak terlalu berhasil di pasaran, tapi film garin sering memenangkan penghargaan dari pestival-festival film diluar negeri. Sedikit miris memang, karyanya lebih diapresiasi oleh orang luar negeri dibandingkan oleh kita sendiri.
Ketika saya mengikuti sebuah workshop film, dan kebetulan workshop tersebut menghadirkan garin sebagai narasumber, Garin mengatakan bahwa ia akan terus memproduksi film-film art. Saya kagum dengan semangat yang ia miliki dalam memajukan dunia perfilman Indonesia dan juga memajukan para penonton Indonesia agar lebih luas lagi mengenal film-film yang ada. Bukan hanya terpaku pada film horror, drama dan komedi.
Go Garin!
5. Hanung bramantyo
Film buatannya laris manis dipasaran. Get Married, Ayat-Ayat Cinta, Perempuan berkalung sorban, catatan Akhir sekolah, dan get Married II. Ia pun pernah menag FFi sebagai Best Director dalam film Brownies. Untuk yang ini saya sedikit aneh. Brownies bukanlah film yang bagus menurut saya. Catatan akhir sekolah malah lebih bagus baik dari segi cerita ataupun segi sinematografi. Entahlah, saya sedikit ragu dengan FFI yang bangkit setelah mati surinya. yah lanjut lagi tentang hanung.
Memang film-film hanung berhasil di pasaran. Tapi saya belum menemukan bentuk atau identitas hanung di setiap filnya. Berbeda dengan Joko anwar, Nia dinata, riri riza dan Garin nugroho yang saya rasa sudah memiliki identitas dalam men-direct. Itulah kekurangan hanung menurut saya. Tapi saya salut dengan prestasinya dalam membaca pasar, so saya tempatkan dia dalam jajaran 9 sutradara terbaik.
6. Rudi soejarwo

Siapa yang gak tau AADC (Ada Apa dengan Cinta) ? Film fenomenal yang membangkitkan perfilman Indonesia. Rudi Soejarwo lah sang sutradaranya. Dalam film-filmnya Rudi memberikan gambar yang catchy dan contrast yang cukup tinggi, tapi tidak membuat mata lelah. Cerita-cerita yang disajikan pun lebih kepada drama keluarga dan persahabatan. Saya masih ingat ketika saya menangis menonton Mengejar Matahari. Selain handal dalam film drama, ia juga handal dalam men-direct film horror. Yap, Pocong II bikin saya ketar-ketir sendiri, sayangnya Pocong I dilarang beredar di pasaran. Kabarnya Pocong I lebih menakutkan dari Pocong II.
Tapi menurut saya dalam dua tahun terakhir ini Rudi belum memberikan film yang membuat saya tertarik untuk menonton. Tahun lalu dia hanya membuat satu film, dan itu pun film horror. Entahlah, saya harap dia bisa membuat karya baru di tahun 2010 ini yang membuat saya tertarik untuk menontonnya. Ayo dong rudi, bikin film baru lagi.
7. Ifa Isfansyah

Garuda di Dadaku adalah film yang sarat akan nasionalisme dan cocok untuk semua umur, lalu ada film pendek di antologi 9808 yang menurut saya hanya bisa ditonton remaja hingga dewasa, karena ada unsur tentang lesbiannya. Dan ternyata pembuat kedua film diatas adalah orang yang sama, Ifa Isfansyah. Saya belum terlalu mengenal karya-karyanya, hanya dua film tersebut yang baru saya tonton, dan dua-dunaya memberikan kesan yang berbeda.
Saya juga pernah dartang ke sebuah acara dimana dia datang sebagai narasumber, di acara tersebut dia menampilkan sebuah film pendek korea yang menampilkan tentang kamera polaroid buatan salah satu temannya di korea, Ifa pernah belajar di korea selama dua tahun. Temannya tersebut ternyata membuat film tersebut untuk memperingati bahwa kamera polaroid sudah tidak diproduksi lagi, dan temannya tersebut adalah pecinta kamera pilaroid. Well, menurutnya film yang baik adalah film yang benar-benar dibuat dengan hati. Setuju! Setiap director memang harus membuat film dengan sepenuh hati!
8. The Mo Brothers
Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto adalah dua filmmaker muda yang tergabung dalam Mo Brothers. Mereka tersatukan hubungan saudara sesuku kata "Mo" dari nama mereka dan passion untuk dapat menghibur orang melalui ketakutan dan ketegangan yang lebih berkualitas. Saya pertama mengenal karya mereka lewat Dara, sebuah film pendek yang menceritakan tentang seorang wanita muda yang membuka sebuah restoran dan ternyata seorang psikopat! Durasinya memang hanya 26 menit, tapi rasanya saya seperti dikejar-kejar anjing saking takutnya.